Jumat, 10 Agustus 2018

Guru Ideal Di Era Global


Guru merupakan unsur penting di dalam keseluruhan system pendidikan. Menurut UU No. 14 tahun 2005 guru merupakan pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidkan menengah.
Pekerjaan profesional dapat dikelompokkan kedalam dua kategori : Hard Profession dan  Soft Profesion. Suatu pekerjaan dapat dikategorikan sebagai hard profession apabila pekerjaaan tersebut dapat didetailkan dalam prilaku dan langkah-langkah yang jela dan relatif pasti.Profesi guru adalah lebih cocok dikategorikan sebagai soft profession.  Karena dalam mengajar guru dapat melaksanakan dengan berbagai cara yang tidak harus mengikuti suatu prosedur baku, dan aspek dan “sense” dan “art” memegang peran yang amat penting. Misalnya, mungkin saja seorang guru mengajar dengan menyajikan kesimpulan pada awal pelajaran yang kemudian baru dilaksanakan pembahasan. Pada kesempatan lain, ia mengajar dengan menyampaikan bahasan dulu baru menarik kesimpulan. Kalau dokter membedah dahulu baru kemudian membius bearti berarti dokter tersebut melakukan malpraktek, dan pasti akan menghasilkan kecelakaan.
Mengajar merupakan suatu seni untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai yang diarahkan oleh nilai-nilai pendidikan, kebutuhan-kebutuhan individu siswa, kondisi lingkungan,  dan keyakinan yang dimiliki oleh guru. Dalam proses belajar mengajar, guru adalah orang yang akan mengembangkan suasana bebas bagi siswa untuk mengkaji apa yang menarik, mengekspresikan ide-ide dan kretifitasnya dalam batas norma-norma yang ditegakan secara konsisten. Sekaligus guru akan berperan sebagi model bagi para siswa. Kebesaran jiwa, wawasan dan pengetahuan guru atas perkembangan masyarakatnya akan mengantarkan para siswa untuk dapat berfikir melewati batas-batas kekinian, berfikir untu menciptakan masa depan yang lebih baik. Dalam  melaksanakan tugas tersebut guru akan dihadapkan pada berbagai problem yang muncul dan sebagian besar problem tersebut harus segera dipecahkan serta diputuskan pemecahannya oleh guru itu sendiri pada waktu itu pula. Sebagai konsekuensinya, yang akan dan harus dilakukan oleh guru tidak mungkin dapat dirumuskan dalam suatu prosedur yang baku.
Guru ideal merupakan guru profesional.  Guru profesional merupakan guru yang bisa melakukan tugasnya dengan baik. Guru ideal yang diinginkan oleh siswa adalah guru yang bisa menjalin hubungan baik dengan muridnya. Guru yang bisa menjalin hubungan baik dengan muridnya akan mengerti bagaimana menghadapi murid-muridnya. Guru tersebut mengetahui metode apa yang tepat untuk mengajar muridnya. Guru ideal adalah guru yang memiliki empat kompetensi guru. Guru ideal merupakan guru yang memahami benar profesinya, rajin membaca dan menulis, sensitif terhadap waktu, kreatif dan inovatif.

 ~Yohanes De Brito Babu (Guru Sastra Inggris SMAS K Warta Bakti Kefamenanu)


0 komentar:

Posting Komentar