This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 02 Desember 2020

SMAS KATOLIK WARTA BAKTI KEFAMENANU JUARA 1 LOMBA DEBAT BAHASA INGGRIS TINGKAT SMA/SMK SE-KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA”





MEKAR SMARTA NEWS*

Kefamenanu – 02 Desember 2020

         Kemarin, Selasa; 01 Desember 2020 di Kampus Universitas Timor (UNIMOR) SMAS Katolik Warta Bakti Kefamenanu menjadi  Juara Lomba Debat Bahasa Inggris tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Timor Tengah Utara yang diselenggrakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Bahasa Inggris UNIMOR.

    Kegiatan perlombaan ini diselenggarakan oleh Mahasiswa-mahasiswi FKIP Prodi Bahasa Inggris Semester 1, 3 & 5 yang sedianya terselenggara di Kampus UNIMOR pada Selasa, 01 Desember 2020 dengan item perlombaannya yaitu;  English Speech Contest/Pidato bahasa Inggris tingkat SMP, English Debate Contest/Debat bahasa Inggris tingkat SMA/SMK dan English Quiz/ Kuis bahasa Inggris tingkat SMA/SMK.

    Drs. Anselmus Sahan, M. Pd yang adalah salah seorang dosen senior pada Prodi Bahasa Inggris, di bawah tema: “Keep Being Creative in New Normal” secara resmi membuka kegiatan lomba dengan merilis maksud kegiatannya terutama  menambah dan meningkatkan wawasan, ilmu pengetahuan, kreativitas dan bakat di bidang Bahasa Inggris bagi pelajar. Serentak tersirat tujuan lomba yakni meningkatkan semangat belajar siswa-siswi khususnya berbicara (speaking), mengasah performa, meningkatkan daya juang kompetitor dan harus menikmati kompetisi  yang ada, karena moment perlombaan ini bakal digelar setiap tahun.

      Menyambut ajang perlombaan termaksud, SMAS Katolik Warta Bakti Kefamenanu pun turut terlibat sebagai kompetitor di jenjang SMA/SMK dengan berpartisipasi dalam lomba kuis dan lomba debat bahasa Inggris tingkat SMA/SMK.

    Dan perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil. Di bawah asuhan Ibu Maria Christifora Anoit, S. Pd dan Crew, tim debat Bahasa Inggris jagoannya SMAS Katolik Warta Bakti Kefamenanu, atas nama:  Alexandro Anmuni, Katarina Cresentia Negat dan Josep Freinademetz Meko berhasil mencatat skor tertinggi  pada score board dan keluar sebagai juara 1 debat bahasa Inggris tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Timor Tengah Utara, setelah mengungguli SMK Swasta Katolik  St. Pius X Kefamenanu  dan SMAN Taekas yang masing-masingnya menenpati urutan II dan III.  

    Di samping debat bahasa Inggris, tim Quiz SMAS Katolik Warta Bakti Kefamenanu atas nama; Angela G. Beis, Maria Ling Samba dan Magdalena Sokbanae  pun berhasil meraup dan membawa pulang Sertifikat, Hadiah dan Piala urutan III English Quiz.

     Sesungguhnya, tak dapat disangkali betapa anak-anak didik secara in se memiliki kompetensi yang unggul, kepercayaan diri yang luar biasa dan daya juang yang sportif. Lantas, mereka pulang sebagai pemenang, ungkap; Maria Christifora Anoit, S. Pd yang sudah 17 tahun menjadi donatur ilmu di SMAS Katolik Warta Bakti Kefamenanu.

    Akhirnya, mengutip gagasan Socrates: “Pendidikan itu mengobarkan api, bukan mengisi bejana.” Keluarlah dari gua tua yang penjarakan kepala dan mata rasa. Pelitakan semua buta alam. ***  _(Kontributor & Editor: Maria Ch. Anoit & Ed)

 

 

 

 

Jumat, 10 Mei 2019

Cara Mengatasi Tidak Bisa Masuk ke Dashboard Blogger [SOLVED]

Gambar terkait


Akhir akhir ini mungkin teman-teman semua mengalami masalah yang sama dengan saya yaitu tidak bisa masuk ke dashboard blogger, dan selalu di alihkan ke halaman login meski sudah masuk menggunakan email yang biasanya di pakai untuk mengakses blog.

Penyebabnya adalah teman-teman belum mengganti profile google+ menjadi profil blogger, karena saat ini profil google+ sudah dinonaktifkan jadi kita tidak bisa lagi menggunakan google+ untuk blogger.

Oleh karena itu kita perlu mengubah profil google+ pada akun blogger menjadi profil blogger.
1. Silahkan login ke gmail dengan akun email Anda.
2. Kemudian buka tautan ini:
3. Masukkan nama yang ingin ditampilkan.
4. Klik Lanjutkan ke Blogger.
Sekian, semoga dapat membantu.

Terima kasih.


Selasa, 26 Maret 2019

SEAMEO SEAMOLEC adakan pelatihan Coordinator Webinar (seminar online) NTT, Papua dan Papua Barat


SEAMEO SEAMOLEC adalah sebuah institusi yang bernaung dibawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se Asia Tenggara yang bertanggung jawab untuk mengembangkan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh di Asia Tenggara.  

         SEAMOLEC berpusat di Indonesia dan bekerjsama dengan Departemen Pendidikan Nasional, khususnya institusi yang menyelenggarakan PJJ maupun institusai pendukung program. Karena Fokus kerjanyanya terkait PJJ maka SEAMOLEC senantiasa bergerak untuk terus memaksimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran dengan begitu diharapkan pembelajaran lebih efektif dan terjangkau.
          Tujuan SEAMOLEC adalah untuk menjalankan program-program yang relevan yang responsif terhadap kebutuhan nasional dan regional saat ini melalui pemanfaatan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh. Untuk mencapai visi dan misinya, dan juga untuk terus memberikan layanan yang baik untuk kawasan ini, SEAMOLEC sangat tertarik untuk membangun sistem jaringan yang lebih kuat melalui kemitraan dan sinergi dengan pihak terkait lainnya. Hanya dengan jaringan dan kemitraan yang baik.

Virtual Coordinator Batch 3
Virtual Coordinator Batch 3 merupakan pelatihan menjadi Coordinator Webinar atau Seminar Online dengan menggunakan Webex, diselenggarakan oleh SEAMEO SEAMOLEC bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dimana peserta diharapkan cakap dalam pengeloaan seminar online.

Pelatihan ini mencakup pelatihan menjadi :
  1. Presenter atau penyaji materi
  2. Host bertugas mengendalikan dan mengatur jalanannya seminar atau pelatihan secara online degan menggunakan Webex, membuat presensi dan recording.
  3. Moderator yang tugasnya memoderasi kegiatan seminar dan membatu host membuat presensi dan recording.

     Penulis mengikuti kegiatan ini di VCT Room58 Batch3 untuk area NTT, Papua dan Papua Barat dan telah mendapatkan Sertifikat berlevel Internasional. Adapaun pelatihan ini dari awal maret 2019. Pembagian Sertifikat dibagikan kepada lebih dari 1400an peserta yang terdiri dari Guru dan tenaga pendidikan serta adapun peserta dari LPMP daerah setempat.
     Penulis menghimbau secara khusus kepada Guru dan tenaga kependidikan agar bisa lebih melek teknologi untuk kedepannya menghadapi era digital revolusi industri 4.0. Bisa saja kedepan itu, Diklat atau Workshop kegiatan kegiatan guru melalui Webinar seperti  ini. Jadi lewat Pelatihan yang diadakan Seamolec ini melatih kita untuk setidaknya  mendahului 5 Langkah  ke depan. 


Link Sertifikat : http://ecertificate.seameo.org/distribution?institution_id=1&program_id=432

                            Salah satu contoh sertifikat peserta pelatihan dengan total 39 Jam




Adapun salah satu contoh pelatihannya seperti di link berikut : Model pembelajaran Flipped Clasroom

Sumber : https://vct3.blogspot.com   https://www.seamolec.org/

Jumat, 17 Agustus 2018

Kemerdekaan dan Transformasi Pendidikan Abad 21



Jika 17 Agustus 1945 merupakan proklamasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka 20 Mei 1908 dapat dikatakan sebagai “proklamasi” kesadaran untuk berke-Indonesiaan. Para pemuda pelajar STOVIA menegaskan tujuan organisasi Budi Utomo untuk memulai gerakan nasional umum, meninggalkan zaman kolonial menuju zaman nasional. 

Singkatnya Budi Utomo membangunkan bangsa Indonesia. Setelah Budi Utomo secara beruntun lahir organisasi-organisasi pergerakan kemerdekaan nasional seperti Sarekat Islam, Indische Partij, dan Partai Nasional Indonesia. Aktifis pergerakan nasional kita saat itu banyak datang dari golongan pelajar dan pemuda. Mereka menjadi tonggak dan roh pergerakan kemerdekaan bangsa dengan visi modern dan semangat menyala-nyala. Warna pergerakan lama yang bersifat kedaerahan ditinggalkan dan digantikan dengan warna nasionalistis dan revolusioner.

Pendidikan tinggi yang dikecap pelajar pribumi membuka mata, telinga, dan hati mereka. Pendidikan tinggi tersebut memberi keterampilan memaknai informasi dan bermuara pada gerakan perjuangan yang terorganisir, dengan visi kebangsaan. Pada akhirnya gerakan pemuda dan pelajar Indonesia itu mengantarkan bangsa kita ke pintu gerbang kemerdekaan Negara Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

Dapat disimpulkan karena pendidikanlah bangsa Indonesia bangun, bangkit dari keterkukungan visi dunia yang sempit. Pendidikan menjadi kunci terciptanya kesadaran perlunya persatuan dalam mencapai cita-cita bersama sebuah bangsa. Sukarno, Hatta, Syahrir, merupakan sebagian kecil dari bangsa Indonesia yang merasakan pendidikan tinggi pada zaman itu. Pendidikan menginspirasi mereka menjadi manusia tangguh, cerdas dan tangkas dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, dan mereka berhasil!

5 Prinsip Transformasi Pendidikan Indonesia Abad 21



Apakah pendidikan yang dikecap oleh pelajar kita saat ini dapat membekali mereka dalam menghadapi perubahan zaman abad ke-21 sebagaimana generasi Budi Utomo, generasi 1928, dan generasi 1945? Dalam menjawab tantangan abad ke-21 ini sistem pendidikan perlu bertransformasi, bukan sekedar reformasi. Reformasi hanyalah bentuk lebih baik dari apa yang selama ini kita telah lakukan; sedangkan transformasi berarti menjadi sebuah bentuk yang berbeda dari apa yang sudah ada selama ini.

Menurut saya ada lima prinsip utama dalam transformasi pendidikan Indonesia. 

Pertama, pendidikan harus memerdekakan. Ia tidak boleh menjadi penjara kreatifitas dan imajinasi siswa. Ia tak boleh mengerdilkan dan menindas peserta didiknya yang kejeniusannya tidak bisa dibuktikan lewat ujian tertulis semata. Bentuk tes standardisasi seperti ujian nasional tidak boleh dijadikan dewa dalam penentuan kualitas dan hasil belajar siswa. Perlu dicari bentuk asesmen komprehensif yang dapat mengakomodasi dan mengapresiasi berbagai macam bentuk kecerdasan, daya imajinasi dan kreatifitas. Inovasi untuk kemajuan bangsa takkan mungkin lahir dari pendidikan yang memenjarakan imajinasi dan kreatifitas.

Kedua, pendidikan tidak boleh membungkam rasa ingin tahu siswa yang tak tersentuh oleh buku teks dan soal ujian. Proses belajar mengajar seharusnya tidak berpusat pada guru, sekolah, kurikulum, orang tua, apalagi penguasa, tapi menginspirasi siswa untuk memberi jutaan pertanyaan tentang hal-hal yang nyata di sekitar mereka. Inspirasi yang menggerakkan mereka untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan jawaban dari sumber-sumber pembelajaran yang ada. Inilah yang sebenarnya dimaksud dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered learning). Pembelajaran pun akan menjadi hidup karena ia kontekstual dan relevan.

Ketiga, pendidikan memberi contoh konsisten implementasi tutur, tindak dan perilaku norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Ia tidak boleh memodelkan cara berbuat curang, termasuk kolusi, korupsi, maupun manipulasi karena alasan apa pun. Guru dan segenap elemen di sekolah harus menjadi contoh dalam bertindak dan berperilaku yang baik. Ing ngarso sung tulodo. Demikian pesan dari Bapak Pendidikan kita, Ki Hadjar Dewantara. Keteladanan adalah kunci pembentukan karakter, tak perlu penambahan porsi mata pelajaran karakter atau pendidikan moral. Tanpa karakter dan moral, pendidikan tak punya fondasi, tak punya roh dan jiwa, sehingga ia hanya hampa tanpa makna yang sesungguhnya.

Keempat, pendidikan harus menjadi bagian pembangunan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Ia tidak boleh boleh menyemai bibit curiga, benci, dendam, dan permusuhan, baik karena hal suku, ras, kelas, harta, agama, antar golongan, dan antar bangsa. Idealnya dalam satu ruang kelas di Indonesia terlihat keanekaragaman agama, suku dan kelas sosial. Misalnya ada orang Jawa, Batak, Maluku, Cina, dan Minahasa. Ada orang Islam, Kristen, Hindu dan Budha. Ada anak tukang becak, petani, direktur dan pengusaha. Disanalah terjadi pembelajaran multikulturalisme yang efektif, melalui interaksi bersama di bangku sekolah sejak dini. Tanpa interaksi dan komunikasi yang baik mustahil tercipta saling pengertian dan saling memiliki sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Mustahil terwujud jiwa Bhinneka Tunggal Ika. Pendidikan harus memerdekakan kita dari sekat-sekat parokial dan primordial.

Terakhir, yang paling penting dari semua, pendidikan harus menciptakan budaya belajar yang dicontohkan semua guru. Guru pembelajar menghasilkan pengajaran yang berkualitas. Guru pembelajar selalu mencari pengetahuan terkini dan terus mencari berbagai cara mengajar kreatif dan efektif. Guru pembelajar menginspirasi siswa dan masyarakat untuk gandrung belajar. Karena itu guru pembelajar akan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Dan pada akhirnya jika budaya belajar menjadi ciri khas setiap sekolah kita maka bangsa kita akan menjadi bangsa pembelajar. Dan jika kita menjadi bangsa pembelajar maka kita memiliki modal yang sangat kuat dalam memenangi persaingan global abad ke-21.

Transformasi pendidikan secara fundamental dan sungguh-sungguh adalah mutlak untuk membangkitkan bangsa Indonesia saat ini sebagaimana bangkitnya generasi Budi Utomo. Karena pendidikanlah bangsa Indonesia bangun dari keterkukungan visi dunia yang sempit. Karena pendidikanlah tercipta kesadaran persatuan dalam mencapai cita-cita bersama sebagai sebuah bangsa. Dan hanya dengan pendidikanlah kita dapat menjadi bangsa yang besar, produktif, inovatif, dan bermartabat. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang memerdekakan, mencerdaskan, memberi inspirasi dan memberdayakan. Pendidikan yang tut wuri handayani, ing madyo mangun karso, ing ngarso sung tulodo – yang memotivasi, memberi semangat dan teladan yang baik. Pendidikan dimana belajar menjadi norma utamanya. Pendidikan yang menjadikan kita a learning countrya learning society, bangsa yang gemar belajar, yang menghargai pendidikan yang baik. Pendidikan yang baik akan menjadi modal utama kita menjadi manusia tangguh, cerdas dan tangkas seperti Wahidin Sudirohusodo, Sukarno, Hatta dan Syahrir, dan kita harus berhasil karena kita tidak punya pilihan lain.



Smart Teachers yang baik,

Banyak sekali pelajaran yang bisa kita petik dari perjuangan para pendiri bangsa.
Kemerdekaan Indonesia tidak akan ada kalau bukan karena mereka yang melihat visi ke depan, membuat perencanaan yang matang, dan bekerja keras, demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa Indonesia. Sejarah telah mencatat kebaikan mereka.
Sebagai pendidik, semoga nilai-nilai perjuangan ini tidak luntur dari diri kita.
Mari bekerja sama mengejar berbagai ketinggalan sumber daya maupun kompetensi.
Mari berusaha mewujudkan semangat dan kemajuan warga sekolah (guru dan siswa). Mereka akan mengingat pengorbanan kita.




#DirgahayuRepublikIndonesia
#UlangTahunKe73

*Tulisan ini merupakan bagian dari artikel yang lebih panjang lagi di buku "Peluang dan Tantangan Pendidikan Abad 21" terbitan STKIP Kebangkitan Nasional-Sampoerna School of Education, 2018

Jumat, 10 Agustus 2018

Guru Ideal Di Era Global


Guru merupakan unsur penting di dalam keseluruhan system pendidikan. Menurut UU No. 14 tahun 2005 guru merupakan pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidkan menengah.
Pekerjaan profesional dapat dikelompokkan kedalam dua kategori : Hard Profession dan  Soft Profesion. Suatu pekerjaan dapat dikategorikan sebagai hard profession apabila pekerjaaan tersebut dapat didetailkan dalam prilaku dan langkah-langkah yang jela dan relatif pasti.Profesi guru adalah lebih cocok dikategorikan sebagai soft profession.  Karena dalam mengajar guru dapat melaksanakan dengan berbagai cara yang tidak harus mengikuti suatu prosedur baku, dan aspek dan “sense” dan “art” memegang peran yang amat penting. Misalnya, mungkin saja seorang guru mengajar dengan menyajikan kesimpulan pada awal pelajaran yang kemudian baru dilaksanakan pembahasan. Pada kesempatan lain, ia mengajar dengan menyampaikan bahasan dulu baru menarik kesimpulan. Kalau dokter membedah dahulu baru kemudian membius bearti berarti dokter tersebut melakukan malpraktek, dan pasti akan menghasilkan kecelakaan.
Mengajar merupakan suatu seni untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai yang diarahkan oleh nilai-nilai pendidikan, kebutuhan-kebutuhan individu siswa, kondisi lingkungan,  dan keyakinan yang dimiliki oleh guru. Dalam proses belajar mengajar, guru adalah orang yang akan mengembangkan suasana bebas bagi siswa untuk mengkaji apa yang menarik, mengekspresikan ide-ide dan kretifitasnya dalam batas norma-norma yang ditegakan secara konsisten. Sekaligus guru akan berperan sebagi model bagi para siswa. Kebesaran jiwa, wawasan dan pengetahuan guru atas perkembangan masyarakatnya akan mengantarkan para siswa untuk dapat berfikir melewati batas-batas kekinian, berfikir untu menciptakan masa depan yang lebih baik. Dalam  melaksanakan tugas tersebut guru akan dihadapkan pada berbagai problem yang muncul dan sebagian besar problem tersebut harus segera dipecahkan serta diputuskan pemecahannya oleh guru itu sendiri pada waktu itu pula. Sebagai konsekuensinya, yang akan dan harus dilakukan oleh guru tidak mungkin dapat dirumuskan dalam suatu prosedur yang baku.
Guru ideal merupakan guru profesional.  Guru profesional merupakan guru yang bisa melakukan tugasnya dengan baik. Guru ideal yang diinginkan oleh siswa adalah guru yang bisa menjalin hubungan baik dengan muridnya. Guru yang bisa menjalin hubungan baik dengan muridnya akan mengerti bagaimana menghadapi murid-muridnya. Guru tersebut mengetahui metode apa yang tepat untuk mengajar muridnya. Guru ideal adalah guru yang memiliki empat kompetensi guru. Guru ideal merupakan guru yang memahami benar profesinya, rajin membaca dan menulis, sensitif terhadap waktu, kreatif dan inovatif.

 ~Yohanes De Brito Babu (Guru Sastra Inggris SMAS K Warta Bakti Kefamenanu)


Rabu, 08 Agustus 2018

Manfaat Blog yang Perlu Kamu Ketahui

Helo Blogs!
Sepertinya tidak akan terelakkan lagi bahwa era blog akan semakin kuat pada masa yang akan datang. Hal ini ditandai dengan semakin banyak orang maupun kalangan bisnis yang sudah merasakan manfaat blog tersebut. Bagi kamu yang belum nge-blog atau masih ogah-ogahan untuk menulis blog, berikut ini ada beberapa manfaat blog yang perlu kamu ketahui supaya kamu lebih semangat dalam nge-blogLet’s see it!

Melatih Kreativitas dan Keterampilan Menulis



Orang yang hobi menulis kemungkinan besar akan senang menulis blog juga. Tetapi gimana untuk orang-orang yang tidak suka menulis? Bagi yang merasa tidak suka menulis dan malahan memutuskan untuk memiliki blog, lama-kelamaan juga akan mulai menyukai menulis. Menulis tentu banyak manfaatnya, menulis juga sebuah keterampilan, dan keterampilan menulis itu bisa semakin diasah ketika seseorang menuliskannya di blog.


Media Aktuliasasi Diri



Dengan blog, kamu akan belajar untuk mengembangkan dan mendalami lebih jauh serta berbagi pengetahuan yang kamu miliki melalui sebuah tulisan. Dengan membagikan dan menuliskan di blog, maka bukan tidak mungkin kamu akan termovitasi untuk melakukan hal positif yang kamu bagikan itu


Menuangkan Ide dan Kreasi
Ide yang kamu miliki jangan hanya dipendam, namun sebaiknya dilakukan atau dijalankan. Ide juga ada baiknya untuk dibagikan ke orang lain, salah satunya dengan menuangkannya melalui tulisan di blog. Manfaatnya untuk orang lain tentu tidak ternilai harganya.

Selain itu, kamu bisa menuangkan kreasi sesuka hatimu. Salah satunya dengan menghias dan mendesain blog yang kamu miliki sedemikian rupa, supaya para pembaca blogmu nyaman membaca artikelmu dan berkeinginan untuk membaca artikel-artikel terbaru yang ada di blog kamu. Contoh yang lain, untuk kamu yang suka hal-hal berbau fotografi atau editingfoto, kamu bisa memajang hasil karyamu ke dalam blogmu.

Menumbuhkan Minat Membaca


“Membaca adalah jendela dunia”, sebuah kata-kata mutiara yang sering kita dengar. Memang benar, dengan kamu menulis blog bukan hanya akan terlatih untuk menulis namun juga akan terlatih untuk membaca. Yang biasanya para blogger lakukan adalah banyak membaca untuk mencari informasi baru, atau menyempatkan membaca postingan supaya bisa memberikan komentar yang relevan di postingan temannya sesama blogger.

Memudahkan dalam Berbagi Informasi
Jaman sekarang pengguna internet bukan hanya mencari informasi, namun bisa juga berbagi informasi. Walaupun sekarang media sosial bisa untuk digunakan sebagai sarana berbagi informasi, tetapi dengan blog kamu akan memiliki tempat tersendiri untuk menuliskan berbagai macam informasi, mulai dari kronologi kejadian yang kamu saksikan hingga resep masakan yang pernah kamu coba. Selain itu, kamu bisa menuliskan informasi seputar kesehatan, teknologi, dan gaya hidup dalam blog kamu.

Media Komunikasi dan Sosialisasi
Blog juga dapat dijadikan tempat bersosialisasi dan sarana komunikasi. Kamu dapat berkomunikasi dengan banyak orang melalui tulisan kamu di blog, tulisan kamu akan dikomentari, dan Anda bisa membalas komentar tersebut. Selain itu Anda juga bisa berkomentar di blog milik orang lain. Selain itu aktivitas saling komentar tersebut terkadang bisa menimbulkan hubungan pertemanan di dunia nyata, bahkan berbagai komunitas blogger juga sering melakukan pertemuan untuk kopi darat dan saling mengenal 

Menambah Wawasan Kamu


Dengan menulis blog, kamu akan merasakan bahwa wawasan kamu bertambah luas. Keinginan untuk selalu meng-update blog membuat kamu berusaha untuk selalu ingin mendapatkan informasi dan pengetahuan baru supaya dapat dituliskan dalam blogmu. Sebagaimana yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, kamu bisa membaca artikel blogger lain dan dia juga akan membaca artikel di blog kamu, hal ini tentu akan semakin menambah wawasan.

Media Promosi

Memiliki sebuah blog bukan hanya bisa kamu manfaatkan untuk berbagi informasi, namun bisa kamu manfaatkan juga untuk tempat promosi. Kamu bisa mempromosikan usaha atau produk milik kamu melalui blog tersebut. Seluruh dunia akan bisa membaca dan melihat.

Menambah Uang Saku
Dengan menulis blog, kamu bisa mendapatkan uang. Blog yang dikelola dengan baik dan ramai pengunjungnya bisa dipasangkan iklan, bisa untuk tempat jualan, bisa untuk tempat promosi, sarana review dan lainnya. Sudah banyak yang berhasil menghasilkan puluhan juta perbulan bahkan miliaran pertahun dari blognya. Hebatnya, mereka tidak perlu keluar rumah, tidak perlu macet-macetan dijalan, tapi hanya duduk dirumah dan menulis di blog saja. Contohnya Blog https://sekilaspendidikankita.blogspot.com/  dan http://mimpinntt.blogspot.com/

Itu tadi beberapa manfaat yang bakalan kamu rasakan ketika kamu sudah memasuki dunia blog. Sebenarnya masih ada buuaanyaaak sekali manfaat yang bisa dirasakan ketika nge-blog. Apabila ada tambahan, kamu bisa menambahkannya pada kolom komentar di bawah ini. Jadi, tunggu apalagi, mari nge-blog!

Sumber: JurnalWeb.



Senin, 06 Agustus 2018

Ketum IGI Indonesia, TIK akan Kembali Dijadikan Mata Pelajaran di Sekolah




               Dalam waktu dekat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan kembali menjadikan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) sebagai mata pelajaran (mapel) bukan sekadar bimbingan. Namun, mapel TIK bukan mapel wajib dan hanya menjadi pilihan bagi sekolah-sekolah yang siap. Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim setelah berkomunikasi dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno tiga hari yang lalu. Menurut Ramli, Nantinya nama mata pelajarannya TIK pun akan berubah menjadi Informatika.
"Tiga hari yang lalu saya kontekan dengan Kepala Balitbang Kemdikbud (Totok Suprayitno) dan beliau bilang kajian tentang Mapel Informatika telah rampung, tapi memang ini belum secara resmi diumumkan oleh Kemendikbud," kata Ramli saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (5/8). Ramli menyampaikan, menurut informasi yang didapat dari Kepala Balitbang Kemendikbud, nantinya materi yang akan diajarkan dari mapel Informatika akan lebih berat dari mapel TIK sebelumnya yang lebih teoritis dan mudah. Mapel Informatika akan mempelajari Computational Thinkingdengan materi STEM Computer Science or Coding Computer Programming.
"Mapel TIK di masa lalu memang tak cukup untuk menjadi mapel karena materinya adalah materi-materi yang terlalu mudah dan dangkal. Dengan computational thinking, mapel Informatika akan jadi lebih keren buat siswa," ungkap Ramli.
Karena itu Ramli berharap apa yang informasikan Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno bisa segera dirilis oleh Kemendikbud secara resmi. Sebab, hal tersebut tentunya akan menjadi kabar baik bagi semua guru TIK yang selama ini tidak jelas statusnya dan hanya dijadikan "bimbingan". Meskipun demikian, lanjut Ramli, tentu saja kemampuan digital harus dimiliki oleh seluruh guru, bukan hanya guru mapel Informatika. Karena selama ini guru mapel informatika banyak direpotkan oleh guru-guru yang tidak mau menguasai kemampuan digital.

Sumber :  REPUBLIKA.co.id  Edisi Minggu 5 Agustus 2018